NASA Menyatakan 3 Triliun Rupiah untuk Mengeksplorasi Asal Usul Alam Semesta

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) telah meluncurkan misi baru yang akan memungkinkan para astronom memahami evolusi alam semesta. Tidak hanya itu, diharapkan bahwa misi ini juga dapat membantu untuk memahami seberapa umum komponen yang mendukung kehidupan di Bima Sakti.

Misi ini disebut Spectro Photometer untuk Sejarah Semesta, Epic of Reionizzazione dan Ices Explorer. Sederhananya, NASA menyingkatnya dengan SPHEREx.

Misi tersebut disebut sebagai komisi senilai $ 242 juta, yang setara dengan sekitar 3.400 miliar rupee. Jumlahnya bisa bertambah, karena jumlah untuk peluncuran roket tidak termasuk dalam jumlah.

NASA berencana untuk mengimplementasikan program ini pada tahun 2023. Durasi misi akan memakan waktu dua tahun, sebagaimana dinyatakan di situs web resmi.

Selanjutnya, SPHEREx akan mengumpulkan data dari 300 juta galaksi, termasuk ratusan bintang di Bima Sakti. Beberapa galaksi juga sangat jauh, dan ada beberapa yang cahayanya membutuhkan waktu 10 miliar tahun untuk mencapai Bumi.

Rencananya, SPHEREx, melakukan penelitian setiap enam bulan. Dengan demikian, data diubah menjadi peta langit bumi dengan 96 warna berbeda, yang seharusnya lebih baik dari peta sebelumnya.

Leave a Reply